Posted in Islamic, kisah berhikmah

Apakah kita sering menangis ? Menangis karenaNya

-Menangis karena Allah- Bagus :’)

Malam itu -Kamis, 27 Agustus 2009- mesjid al-Majid yang terletak di belakang kantor Konsuler KBRI Kairo masih terlihat sepi. Baru shaf pertama yang telah dipenuhi orang-orang. Mereka nampak asyik membaca al-Qur`an. Sebagian mereka tengah khusyuk dalam shalat. Alhamdulillah, masih ada tempat duduk yang kosong di pojok kiri shaf pertama. Segera saya menuju tempat itu.

air mata

Seorang pemuda Mesir, Ahsan-nama samaran- tengah larut dalam lantunan ayat-ayat Allah. Ia terlihat begitu khusyuk. Saya awalnya ingin menyapanya, tapi niat itu saya tahan, saya tidak ingin Baca Terus 😀 !

Posted in kisah berhikmah

Menuntut Ilmu Pada Seorang Dokter

Bila ingat cita-citaku dimasa kecil, aku selalu berkata :”Aku mau jadi dokter”. Kepada setiap orang yang menanyakan mau jadi apa aku nanti setelah dewasa. Rasanya impian itu selalu aku bawa dalam tidur. Bermain bersama teman-temanpun kami lakukan seperti apa yang biasa dokter lakukan pada pasiennya.

Seorang dokter dapat selalu membantu orang yang sakit. Memberikan pelayanan gratis bagi orang yang tidak mampu. Sebagai gadis kecil, aku selalu beranggapan dokter adalah seorang yang sepesial. Berbaju putih, ramah dan Continue reading “Menuntut Ilmu Pada Seorang Dokter”

Posted in kisah berhikmah

Teladan nya supir taxi Mesir

Mesir,negeri yang unik , dengan contoh ke Subhanallahannya 🙂 ..bagus untuk dibaca dan diteladani

Hari itu seorang Mahasiswa Indonesia di Mesir pergi ke PUSKIN (Pusat Kebudayaan Indonesia). Karena dikejar waktu ia terpaksa naik taksi. Ketika dalam perjalanan, azan shalat Ashar berkumandang dari menara-menara masjid Kairo. Tanpa diduga, Sopir taksi itu minta izin berhenti sebentar untuk ikut shalat jamaah di Masjid. Baca Terus ! 😀

Posted in kisah berhikmah

Kisah mualaf: “Mimpi Buruk” Mengeluarkannya Dari Kegelapan Menuju Cahaya Islam

Postingan ini bercerita tentang mualaf yang masuk Islam , walaupun panjang tapi punya kisah spesial dan menarik di dalamnya… Penggambaran tentang neraka juga ada dikisah ini *wew.. InsyaAllah nyata (sumbernya juga OK kok !)

Semoga bisa jadi taujih bagi kita

cahaya Islam

Sejak kecil Angelene McLaren sudah membangun hubungan yang mendalam dengan “tuhan”. Tentu saja “tuhan” yang diyakini dalam agama McLaren yang lahir dan dibesarkan di tengah keluarga penganut Baca Terus 😀 !

Posted in kisah berhikmah

Nasihat seorang tukang gali kubur

Suatu hari ketika saya sedang berziarah ke Makam Imam Jalaluddin as-Suyuthi, salah satu dari dua ulama yang menulis Tafsir al-Jalalain, yang berada di kawasan Sayyidah Aisyah, tiba-tiba datang ‘ammu Mahmud, seorang tukang gali kubur di kawasan tersebut.  ‘Ammu Mahmud, adalah guru sekaligus kawan lama saya yang tinggal di sebuah gubuk kumuh di tengah-tengah kuburan kawasan Sayyidah Aisyah. Saya mengenalnya ketika saat itu saya meminta ijin untuk ikut melihat secara langsung bagaimana proses penguburan yang biasa dilakukan di Mesir.

Begitu mendekat, ‘Ammu Mahmud langsung mengajak saya menghampiri sebuah bangunan pemakaman. Sambil menunjuk salah satu dharih, bangunan kuburan yang ditinggikan dan diberi atap, ia menuturkan bahwa kurang lebih setengah jam yang lalu ia baru saja menguburkan seorang  konglemerat Mesir. Menurutnya, konglomerat tersebut memiliki sejumlah vila dan apartemen yang tersebar hampir di seluruh propinsi Mesir, Libia, dan bahkan juga di Inggris.

Setelah lama  bertutur, Ammu Mahmud lalu berkata: “Saudaraku, perhatikanlah dan renungkanlah. Dunia ini tidak lebih dari sebuah tipu daya yang memperdaya. Orang-orang berebut dan berlomba menumpuk kekayaan sehingga lupa kewajiban. Bahkan boleh jadi ia lupa bahwa suatu saat ia akan dikuburkan. Ketika sudah dikuburkan, semua manusia, baik kaya maupun miskin, sama saja; ia dikubur di atas tanah dan dibungkus dengan kain kafan berwarna putih. Harta yang diusahakannya dengan susah payah, kini menjadi bahan rebutan keluarganya. Isteri yang dicintainya, boleh jadi sebentar lagi akan dinikahi laki-laki lain. Maka, hati-hatilah dengan dunia ini. Jangan sampai kamu terperdaya karenanya.

Apabila kelak kamu mencari harta, jangan lupa kewajiban kepada yang Maha Kuasa. Apabila kelak menjadi seorang pejabat, jangan pernah lupa kepentingan rakyat. Apabila kelak menjadi seorang ulama, jangan lupa orang-orang melarat. Karena yang justru akan menyelamatkan kamu bukan kedudukan, jabatan akan tetapi kebaikan dan kepedulian kepada orang lemah; yang menyelamatkan kamu bukan tabungan yang numpuk di bank, akan tetapi uang recehan yang kamu berikan kepada orang-orang yang membutuhkan”.

Subhanallah, nasihat ‘ammu Mahmud sederhana tapi sarat dengan makna. Meski sekedar tukang gali kubur, namun kata-katanya penuh hikmah. ‘Ammu Mahmud mengingatkan kita akan sebuah persolan yang seringkali dilupakan. Ya, persolan hidup di dunia ini. Dunia dengan hingar bingarnya, seringkali melupakan tujuan dan kewajiban utama kita. Keelokan dunia seringkali melupakan bahwa dunia ini sekedar per’singgah’an semata. Layaknya sebuah per’singgah’an, tentu tidak akan lama.

Perhatikan dengan seksama berapa lama umumnya manusia ‘singgah’ di dunia ini. Ambil saja standar umum, bahwa umumnya masa ‘singgah’ di dunia ini hanya enam puluh lima tahun saja. Apabila kini usia kita sudah 55 tahun, ini artinya, masa ‘singgah’ yang masih tersisa tinggal sepuluh tahun lagi. Setelah itu, kita semua akan pindah ke alam  lain, alam kubur dan alam akhirat.

Ingatlah kawan, dunia ini adalah ladang tempat bercocok tanam. Bekal kita kelak di kehidupan akhirat sangat tergantung kepada tanaman apa yang kita tanam di ladang dunia ini. Apabila ‘tanaman kebaikan dan amal shaleh’ yang kita tanam, tentu kebahagiaan dan surga yang akan kita dapatkan. Namun, Baca Terus 😀 !

Posted in Islamic

Tangisan Rasulullah yang Menggoncangkan Arasy’


Dikisahkan, bahwasanya di waktu Rasulullah s.a.w. sedang asyik bertawaf di Ka’bah, beliau mendengar seseorang di hadapannya bertawaf, sambil berzikir: “Ya Karim! Ya Karim!”

Rasulullah s.a.w. menirunya membaca “Ya Karim! Ya Karim!” Orang itu Ialu berhenti di salah satu sudut Ka’bah, dan berzikir lagi: “Ya Karim! Ya Karim! ” Rasulullah s.a.w. yang berada di belakangnya mengikut zikirnya “Ya Karim! Ya Karim!” Merasa seperti diolok-olokkan, orang itu menoleh ke belakang dan terlihat olehnya seorang laki-laki yang gagah, lagi tampan yang belum pernah dikenalinya. Orang itu Ialu berkata:

“Wahai orang tampan! Apakah engkau memang sengaja memperolok-olokkanku, karena aku ini adalah orang Arab badui? Kalaulah bukan kerana ketampananmu dan kegagahanmu, pasti engkau akan aku laporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.” Baca terus 😀 !

Posted in Islamic, kisah berhikmah

Takahashi, 5 Menit Menuju ke Surga

Kisah yang inspiratif …
***
Kuringgu… kuringgu …. kuringgu!!! (kring …kring …kring..). Suara telepon rumah Muhammad berbunyi nyaring.

Muhammad: Mosi mosi? (Hallo?)

Takahashi: Mosi mosi, Muhammad san imasuka ? (Apakah ada Muhammad?)

Muhammad: Haik, watashi ha Muhammad des. (Iya saya).

Takahashi: Watashi ha isuramu kyo wo benkyou sitai desuga, osiete moraemasenka? (Saya ingin belajar agama Islam, dapatkah Anda mengajarkan kepada saya?)

Muhammad: Hai, mochiron. (ya, sudah tentu.)

Percakapan pendek ini kemudian berlanjut menjadi pertemuan rutin yang dijadwalkan oleh dua manusia ini untuk belajar dan mengajar agama Islam.

Setelah beberapa bulan bersyahadat, Takahashi kian akrab dengan keluarga Muhammad. Dia mulai menghindari makanan haram menurut hukum Islam. Baca Terus 😀