Hati yang bimbang dalam kebaikan
17 Jan 2010 2 Comments
Seringkali kita menunda kebaikan
atas alasan hati
yang merasa BELUM “liLlaah”
tapi tanpa sadar
ternyata penundaan kita
juga BUKAN “liLlaah”
jika yang satu “belum”
dan yang satu “bukan”
alangkah indah memilih bertindak bersama “belum”
karena jauh lebih mudah
membawa BELUM kepada SUDAH
daripada mengubah BUKAN
menjadi YA
dan karena Allah berjanji menolong mereka yang belum
“orang-orang yang berpayah untuk menjalankan perintah”,
begitu firmanNya
“pasti Kami tunjukkan pada mereka jalan-jalan hidayah”
di sinilah nalar iman itu;
kerjakan apa yang kita telah mampu
dan Allah yang akan menolong kita
pada hal-hal yang tak kita mampu
yang berada dalam kuasa kita
adalah hal-hal yang lahir sifatnya
sedangkan hati adalah milikNya
maka alangkah tulus dan jujur
sang Rasul yang berkata tentang isteri-isterinya
“inilah pembagianku atas apa yang kukuasai
maka janganlah engkau hardik aku ya Allah,
tentang hatiku yang adalah kuasaMu”
dari sini kita tahu
ada saatnya
tugas seorang hamba adalah berbuat
dan usahlah hirau akan sang hati
yang berada dalam genggamanNya
dan firman Allah itupun terasa indah;
“berangkatlah dalam keadaan ringan ataupun berat”
oleh: Salim-a-fillah
Feb 02, 2010 @ 23:40:50
salam kenal dan selamat pagi….wakh untaian kata yang sangat sangat sangat indah,
Dec 01, 2011 @ 16:13:48
subhanallah, sungguh kata-kata yang indah ka. sungguh Allah telah memberikan hidayah.a masing2 pada qta dan smua bergantung pada kemauan (innamal a’malu binniat) untuk pilih kebaikan atau menundanya. semakin ditunda semakin jauh jalannya hikmah. Allah tidak akan merubah apapun jika tak ada usaha kita (Ar-rad : 11)
jalan islam sungguh indah ka, semoga blog ini bisa memotivasi saya, mohon bantuannya y ka?